11
August
2008

Keutamaan Mengingat Mati

Mati adalah sesuatu yang paling ditakuti oleh hampir setiap manusia. Setiap orang, juga binatang takut mati, kecuali beberapa orang yang sudah putus asa dalam kehidupan ini, yang ingin segera mati.Wajar sekali kalau manusia takut mati, sebab mati berarti berpisah dengan segala yang ia miliki atau senangi, berpisah dengan segala yang disayangi atau dicintai. Berpisah dengan anak dan isteri serta kekasih. Berpisah dengan bapa atau ibu, berpisah dengan harta dan pangkat, berpisah dengan dunia dan segala isinya.Semua orang takut mati, tetapi ada yang berlebihan sekali, ada pula yang takutnya itu sedikit saja, bahkan ada yang tak takut sama sekali, malah berani dan ingin mati. Ketakutan terhadap mati adalah karena dua hal :-

  • Karena kurang atau tidak adanya pengetahuan tentang mati, keadaan mati dan keadaan selepas mati adalah gelap. Semua orang takut menempuh tempat yang gelap dan tidak diketahui.
  • Karena doa dan kesalahan yang sudah bertumpuk dan tidak bertaubat, sehingga mendengar kata mati sudah terbayang azab dan siksa yang diperolehinya, akibat dosa dan kesalahan tadi.

Agama Islam melarang orang ingin cepat mati, agar dapat hidup melakukan kebaikan sebanyak-banyaknya. Dan kalau ingin hidup lama adalah dengan tujuan agar dapat semakin banyak melakukan kebaikan, bukan pula untuk dapat lebih banyak menumpuk kenikmatan harta dan kekayaan serta keturunan.
Ada beberapa petunjuk Rasullullah s.a.w. untuk selalu zikrul maut (ingat akan mati) ini, antara lain :-

1. Perintah memperbanyak mengingati mati :
“Perbanyaklah mengingat-ingat sesuatu yang melenyapkan dan menjadikannya segala macam kelazatan (kematian).” ( Riwayat At-Turmudzi )
2. Kematian sebagai penasihat pada diri sendiri :
“Cukuplah kematian itu sebagai penasihat.” ( Riwayat Ath-Thabrani dan Baihaqy )

3. Orang yang berilmu ialah orang yang banyak mengingati mati :
“Secerdik-cerdik manusia ialah yang terbanyak ingatannya kepada kematian serta yang terbanyak persiapannya uantuk menghadapi kematian itu.
Mereka itulah orang-orang yang benar-benar cerdik dan mereka akan pergi ke alam baka dengan membawa kemuliaan dunia dan akhirat.” ( Riwayat Ibnu Majah dan Abiddunya )

Agar selalu ingat kepada kematian perlu dilakukan perkara-perkara berikut : 1. Mengunjungi orang sakit, sebab hujung dari penyakit ini tidak lain adalah kematian. Dari itu kita selalu waspada dan berhati-hati.2. Melakukan ziarah kubur, sebagaimana sabda Rasullullah :
“Lakukanlah ziarah kubur karena ia mengingatkan mati.” ( Riwayat Muslim )
3. Merasakan diri selalu diawasi Allah s.w.t. dimana saja kita berada. Oleh dengan demikian sentiasalah beramal yang baik. Rasullullah s.a.w. bersabda :
“Seutama-utama iman seseorang itu ialah bahawa ia mengetahui dengan sungguh bahawa Allah s.w.t. itu ada bersama dengannya di manapun ia berada.”
( Riwayat ‘Ubadah bin Shamit )

 ( Baca Selengkapnya )

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.