20
June
2008

Prinsip Dasar Keimanan

Ilmu tauhid adalah ilmu yang paling mulia dan paling agung kedudukannya. Setiap muslim wajib mempelajari, mengetahui dan memahaminya, karena cakupan ilmu ini adalah tentang Allah swt, asma-asma, sifat-sifat, dan hak-hak-Nya yang harus dipenuhi oleh hamba-Nya. Ilmu tauhid juga merupakan kunci menuju Allah swt, dan kunci syari’at-Nya. Oleh karena itu para Rasul bersepakat untuk mendakwahkannya kepada seluruh umat manusia.

Allah swt berfirman:
“Dan Kami tidak mengutus seorang Rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Aku, maka sembahlah Aku olehmu sekalian.” (QS. Al-Anbiya : 25).
Allah swt menyaksikan serta menyatakan keesaan diri-Nya. Demikian juga para Malaikat dan para ulama.

Allah swt juga  berfirman:
“Allah menyatakan (bersaksi)  bahwasanya tidak ada Ilah yang berhak disembah melainkan Dia, yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tidak ada Ilah yang berhak disembah melainkan Dia, yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Ali-Imran: 18).

Jika ilmu tauhid sedemikian pentingnya, maka setiap muslim tentu wajib mencurahkan perhatiannya terhadap ilmu ini dengan mempelajari dan mengajarkannya, dengan berpikir dan beriktikad agar dapat menegakkan dinullah atas dasar yang benar, serta untuk menenangkan jiwa dan mendapatkan kebahagiaan sebagai buah dan hasilnya.

( Unduh e-Book )
( Baca Selengkapnya )

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.