24
May
2008

Urgensi Tauhid

Banyak sekali manusia mengorbankan tauhidnya, mengorbankan dirinya untuk mendapatkan materi, mendapatkan uang, makanan, harta benda dari dunia ini padahal Allah ta’ala sangat menghati-hatikannya:

يَآأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللهِ حَقٌّ فَلاَ تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلاَيَغُرَّنَّكُمْ بِاللهِ الْغُرُورُ
“Wahai sekalian manusia, Sesungguhnya janji Allah adalah benar . Dan jangan sampai kehidupan dunia ini menipu kalian dan jangan sampai syaithan yang pandai menipu memperdayakan kalian tentang Allah” (QS. Al Fathir:5)

Jadi, kalau orang telah lupa kepada tujuan hidup yaitu pengabdian kepada Allah SWT dan malah menjadi hamba/abdi selain Allah Subhanahu wa Ta’ala berarti dia telah terpedaya dengan kehidupan dunia, dia terpedaya oleh syaithan dan dia lupa akan tujuan hidup yang sebenarnya. Kita diciptakan untuk mengabdi kepada Allah, untuk beribadah kepada Allah, akan tetapi dikarenakan kita –manusia- ini terbatas kemampuan akalnya, diciptakan sebagai makhluq yang bodoh lagi zalim….,maka manusia tidak bisa mengabdi secara benar kepada Allah dengan sendirinya tanpa ada bimbingan, maka dari itu Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan Rasul-rasulNya sebagai pembimbingnya. Allah juga mengetahui bahwa Rasul-rasul itu tidak akan hidup selamanya di tengah ummatnya… mereka pasti meninggal dunia. Maka Allah menurun kan KitabNya sebagai pedoman yang harus dipegang oleh orang-orang yang mengikuti para Rasul tersebut. para Rasul diutus sebagai pembimbing. Inti dakwah para Rasul diterangkan  Allah ta’ala dalam firman-NYA :

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أَمَّةٍ رَّسُولاً أَنِ اعْبُدُوا اللهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
“Dan Sungguh, kami telah mengutus seorang Rasul untuk setiap ummat (untuk menyerukan) : “Sembahlah Allah dan Jauhilah thaghut” (QS. An-Nahl :36)

Semua Rasul, Allah wahyukan kepada mereka yang pertama adalah “Laa ilaaha illallaah” dan inilah yang disampaikan oleh para Rasul dalam ayat An-Nahl diatas tadi (“Ibadahlah kalian kepada Allah dan Jauhilah thaghut”) Jika kedua ayat tersebut digabungkan maka maknanya adalah : Ibadahlah kalian kepada Allah dan jauhilah thaghut. Laa ilaaha  maknanya : Jauhilah thaghut dan Illallaah maknanya beribadahlah kalian kepada Allah. Ajaran Tauhid (laa ilaha Illallaah) ini disepakati oleh semua Rasul,dari Rasul pertama sampai Rasul terakhir, dalam masalah tauhid adalah sama, yaitu perintah untuk hanya beribadah kepada Allah dan menjauhi thaghut.

( Baca Selengkapnya )

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.