3
March
2008

Hafshoh RA : Isteri Teladan

Termasuk bagian aqidah terpenting yang wajib diyakini oleh setiap muslim adalah mencintai para ummahatul mu’minin, meyakini bahwa mereka adalah istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang telah tersucikan dari setiap kejelekan, serta menghindari sejauh-jauhnya sikap mendiskreditkan mereka, apatah lagi sampai mencela mereka, baik dengan perbuatan atau pun ucapan. Mereka adalah para wanita mulia yang telah mendapat jaminan keridhaan Rabb Pencipta segenap mahkluk. Allah telah memilih mereka dari seluruh wanita di alam ini dan memuliakan mereka dengan menjadikan mereka pendamping-pendamping setia RasulNya shallallahu ‘alaihi wasallam di dunia dan akhirat.

Menelaah dan mempelajari sirah perjalanan hidup mereka dalam rumah tangga Nabi, akan memberikan banyak pelajaran bagi kaum muslimin, terutama bagi kaum mu’minah yang bercita-cita menjadi istri shalihah. Kepada ummahatul mu’mininlah hendaknya mereka berqudwah. Karena mereka adalah wanita-wanita terdekat dengan Nabi dan mendapat bimbingan dan arahan langsung dari Beliau.

Satu di antara istri-istri Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam adalah Hafshah bintu Amiril Mu’minin Abi Hafsh Umar bin Al Khaththab bin Nufail bin Abdil ‘Uzza bin Riyah bin Abdillah bin Qurth bin Ruzah bin Adiy bin Ka’b bin Lu’ay bin Ghalib Al Qurasyi Al’Adawi. Wanita mulia ini lahir dari rahim ibundanya yang bernama Zainab bintu Mazh’un bin Habib bin Wahb bin Hudzafah bin Jam’in lima tahun sebelum Nubuwah, tepatnya ketika kaum Quraisy merenovasi Ka’bah. Yakni ketika Rasulullah berumur tiga puluh lima tahun.

Sebelum dipersunting oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Hafshah bintu Umar adalah istri salah seorang sahabat bernama Khunais bin Hudzafah As Sahmi radhiallahu ‘anhu. Suami pertamanya ini termasuk As Sabiqunal Awwalun ila Al Islam (para pendahulu sahabat yang masuk Islam), juga termasuk dalam rombongan muhajirin ketika kaum muslimin hijrah ke Habasyah dan juga ke Madinah. Beliau juga tercatat sebagai sahabat yang turut serta dalam perang Badr Al Kubra dan Uhud.

( baca selngkapnya : HAFSHAH Ummul Mu’minin - Istri Teladan dalam Shaum & Qiyamul lail )

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.