February
2008
Allah SWT sebaik-baik Pelindung
Dimanakah anda wahai saudaraku dari dzikir-dzikir pagi dan sore?! Itulah pertahanan sebenarnya dan benteng kuat dengan izin Allah SWT ?! Dimanakah anda wahai saudaraku dari bala tentara yang berjajar dari para malaikat mulia yang Allah SWT tundukkan untuk menjagamu?! “Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah” (Ar Ra’d: 11).
Setiap kali anda menjaga syiar-syiar Islam, maka setiap itu pula penjagaan kepada anda akan menjadi lebih besar.
Sesungguhnya ketika anda menunaikan shalat fajar (subuh) secara berjamaah maka anda berada dalam jaminan, perlindungan dan asuhan Allah hingga sore hari. Maka masihkah anda butuh seseorang setelah Allah SWT?! Sesungguhnya ketika anda keluar dari rumah seraya berdoa: “Dengan menyebut nama Allah, saya bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari sesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, berbuat zalim atau dizalimi, berbuat bodoh atau dibodohi. Maka dikatakan kepada anda: “kamu telah dicukupi, diberi petunjuk, dijaga dan setan akan menyingkir dan menjauh darimu seraya berkata kepada teman-temannya: “bagaimana halnya kalian terhadap seseorang yang telah dicukupi, diberi petunjuk dan dijaga?” Apa lagi yang anda minta setelah itu wahai saudaraku?! Akankah anda hendak tinggalkan semua ini….lalu mencari perlindungan kepada sandal, kain, tali atau semisalnya?! Yang sudah pasti barang itu tidak menambah anda melainkan kehinaan.
Dengarkanlah peristiwa ini: “Nabi SAW pernah melihat seorang laki-laki di tangannya terdapat gelang dari kuningan, maka beliau bertanya: “Apa ini?” orang itu berkata: “karena ada sakit di tangan (wahinah)” lantas beliau SAW bersabda :
“Lepaslah gelang itu, karena ia tidak menambahmu melainkan kelemahan. Seandainya kamu mati sedang gelang itu ada pada dirimu maka anda tidak akan beruntung selamanya” Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Imron bin Hushain RA Naz’ (melepas) adalah menarik dengan kuat. Sedang wahinah adalah urat yang diambil dari pundak atau tangan semuanya.
( baca selengkapnya Pertahanan Yang Semu karya Muhammad bin Sulaiman Al-Mufadda )
