5
February
2008

Lemah Lembut dalam Berda’wah

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda :

ن الرفق لا يكون في شيء إلا زانه ولا يترع من شيء إلا شان

“Sesungguhnya kelemahlembutan itu, tidaklah berada pada sesuatu melainkan ia pasti akan menghiasinya dan tidaklah ia tercabut dari sesuatu, melainkan ia pasti akan memburukkannya.” (HR Muslim)

Maka wahai hamba Alloh, wajib bagi anda untuk berlemah lembut dengan dirinya dan dengan hamba-hamba Alloh Azza wa Jalla lainnya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam juga bersabda :

ن الله رفيق يحب الرفق ويعطي على الرفق ما لا يعطي على العنف

“Sesungguhnya Alloh itu Maha Lemah-lembut dan mencintai kelemahlembutan, Dia anugerahkan kepada kelemahlembutan apa yang tidak Ia anugerahkan kepada kebengisan.” (HR Muslim)

Da’wah adalah salah satu kewajiban terpenting yang diemban oleh kaum muslimin.
Bahkan dakwah adalah suatu kebutuhan yang primer bagi manusia. Tanpa adanya dakwah, maka tentulah akan sirna dan pupus agama ini dan hilanglah hikmah Alloh SWT  mengutus para Nabi-Nya dan menurunkan kitab suci-Nya.

Dengan dakwah, manusia akan terangkat dari kehinaan kebodohan, kemaksiatan dan kekufuran. Dengan dakwah, manusia tercerahkan dari kegelapan menuju cahaya. Dengan dakwah pula, manusia memperoleh kebahagiaan dan
kemuliaannya baik di dunia maupun di akhirat.

”Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman; dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).” (QS al-Baqoroh : 257)

Namun, dakwah itu haruslah diiringi dengan ilmu dan pengetahuan. Tanpa ilmu, maka akan sia-sialah dakwahnya dan bahkan akan lebih memadharatkan ketimbang memberikan manfaat. Seorang da’i yang mengajak dengan kejahilan maka dikhawatirkan ia akan menjadi sesat dan menyesatkan.

Alloh Ta’ala berfirman di dalam Kitab-Nya yang mulia :

”Katakanlah: Inilah jalanku, Aku dan orang-orang yang mengikutiku menyeru kepada Alloh kepada hujjah yang nyata.” (QS Yusuf : 1 8)

Ayat di atas menunjukkan bahwa Nabi dan orang-orang yang mengikuti beliau berdakwah menyeru kepada Alloh di atas bashiroh (hujjah yang nyata).

( baca selengkapnya di Da’wah ke Jalan Alloh dan Akhlaq Seorang Da’i karya Al Imam Abdul Aziz bin Baz rahimahullah )

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.